1.
PERKEMBANGAN
IPA DAN KONSEP TEKNOLOGI
Perkembangan IPA
sejak Albert Einstein mengemukakan teori relativitas membawa dampak yang
nyata pada perkembangan ilmu pengetahuan alam pada umumnya dan fisika khususnya.
Suatu hal yang membedakan antara fisika klasik dan modern adalah mengenai cara
menemukannya. Fisika modern mencoba melalui pendekatan model matematika dengan
persamaan yang rumit kemudian model tersebut diuji kebenarannya melalui
eksperimen. Sedangkan fisika klasik mulai dari eksperimen kemudian disusun
menjadi suatu teori. Hukum mekanika Newton betul untuk gerakan benda yang
kecepatan rendah, sedangkan benda yang bergerak dengan kecepatan tinggi perlu
dibahas dengan hukum relativitas Einstein.
Ilmu pengetahuan banyak cabangnya yang
kebanyakan diantaranya masih asing bagi kalayak ramai. Antara lain
Meso-Meteorologi; yang mempelajari gejala-gejala utama cuaca seperti siklon dan
Tornado yang lebih cermat, dapat diramalkan dengan di luncurkan satelit cuaca.
Ilmu lain ialah intosionisme suatu tipe hukum, dari logika matematika.
Sedangkan dielektrik mempelajari sifat-sifat medan listrik dalam isolator. Ahli
kriogenetika ialah ahli fisika yang menyelidiki sifat-sifat materi pada suhu
rendah. Dan ahli kriologi ialah ahli bumi yang memusatkan perhatiannya pada
tumpuan es dan gletser.
Semua keahlian ilmu berdasarkan dalam
empat pandangan utama, Matematika, Fisika, biologi, dan ilmu sosial. Matematika
menelaah hubungan antara bilangan, bentuk dan lambang logis lainnya. Ilmu fisika
menelaah bagian-bagian alam semesta yang tidak bernyawa. biologi menelaah
tentang hidup, materi kehidupan. ilmu sosial menelaaah tentang perilaku manusia
baik kolektif maupun Individual.
Ruang angkasa
Dengan berhasilnya misi telstar 1,
banyak negara yang ingin meluncurkan satelit. Termasuk Indonesia dengan satelit
Palapa yang merupakan Satelit komunikasi sistem domestik (SKSD) yang telah
diresmikan penggunaannya pada hari Proklamasi 17 Agustus 1976 oleh Ditjen
Perumtel.
Dalam baru berapa tahun belakangan ini
manusia telah banyak belajar tentang antariksa, banyak informasi yang diperoleh
melalui satelit. Pada tahun 1973 skylab telah diluncurkan untuk menyelidiki
ilmiah mengenai kehidupan di ruang angkasa karena pengaruh tanpa robot akan
menyebabkan pembuluh darah membengkak akibat kekurangan penggunaan, badan akan
kekurangan cairan, kekurangan kalsium, yang akan mengeraskan tulang. untuk
menekan efek tersebut antara kesawan harus bersenam 30 menit sehari. setelah
dua minggu mengorbit jantung antariksawan mengerut 3%. untuk mengorbit lebih
lama harus diadakan senam yang lebih lama lagi.
Bahan-bahan polimer
bahan-bahan polimer yang lebih dikenal sehari-hari sebagai pelastik. di
Indonesia polimer yang telah dihasilkan oleh industri-industri PetroKimia
adalah poly propilane (p.p) yang banyak digunakan sebagai alat alat keperluan
seperti kantong plastik, kotak plastik, alat dapur dan ubin dinding. Bentuk
lain dari P.P adalah P.V.C (poly venil clorida) banyak digunakan sebagai isolator,
pemegang alat-alat rumah tangga, pipa pipa, dan lain sebagainya. Dengan
menggunakan bahan polimer ini dimungkinkan pembuatan bahan-bahan yang dapat
memenuhi berbagai kebutuhan, karena sifat-sifat mekanismenya yang dapat diatur.
Yang menentukan sifat-sifat mekanis polimer adalah sifat sifat strukturnya.
yang dimaksud dengan struktur polimer ialah struktur molekulnya, berat
molekulnya dan bentuk kristalnya. salah satu jenis polimer yang penting dalam
penerapan struktur-struktur bangunan penguat ialah “fiber rein foced platic
(FRD)”. Contoh polimer ini adalah fiber glass. Bahan-bahan plastik jenis ini
banyak digunakan dalam peralatan modern seperti pesawat terbang dan satelit.
Bahan bahan campuran
Bahan-bahan campuran adalah bahan-bahan
yang mempunyai sifat metal dan besi sekurang-kurangnya 2 elemen. Elemen dasar
dari bahan campuran ini adalah metal. Atom-atom dari tiap elemen Metal teratur
Dalam susunan yang merupakan karakteristik elemen tersebut. Jika atom-atom dari
1 elemen atau lebih terdapat di dalam elemen netral, dapat merubah struktur
elemen netral berarti akan mengubah pula sifat-sifat dari elemen netral
tersebut. Bahan campuran ini disebut Alloys. Alloys dapat dibuat sesuai dengan
sifat yang dihendaki (diperlukan). misalnya Kuningan merupakan campuran dari
tembaga, nikel, platina dan metal yang lain dengan perbandingan yang
berbeda-beda sesuai dengan kegunaannya. Kuningan untuk benda-benda perhiasan
susunannya akan berbeda dengan Kuningan untuk genta. bahan campuran dalam
membentuk alloys tidak harus dari metal, tetapi dapat juga dari bahan non metal
misalnya karbon. Karbon jika dicampurkan dalam besi akan menjadi campuran yang
disebut baja. Baja mempunyai sifat yang berbeda dari besi. Baja mempunyai sifat
Daya tahan yang lebih besar, dan daya tahan suhu yang lebih tinggi. Oleh karena
itu baja banyak digunakan dalam pembuatan mesin-mesin dan kendaraan-kendaraan
perang.
2.
PENEREAPAN
HASIL PENEMUAN IPA DALAM KONSEP TEKNOLOGI
Di muka telah dibicarakan bahwa IPA mempunyai peranan penting dalam
perkembangan teknologi. Tetapi dalam berbagai masalah teknologi terdapat unsur
yang tidak dijumpai dalam IPA, yaitu masalah pengambilan keputusan. Masalah
serupa ini dijumpai dalam perencanaan perencanaan atau pembuatan suatu desain.
Dalam pengambilan suatu keputusan, disertakan pula berbagai persyaratan
pengambilan keputusan ini mengandung 4 unsur yaitu:
a.
Model
Model adalah Suatu
penggambaran permasalahan secara kuantitatif. Model dapat digunakan sebagai
petunjuk bagi usaha-usaha penelitian atau penyelesaian suatu masalah.
Seringkali model-model matematika dikembangkan untuk mempelajari
perkiraan-perkiraan yang diramalkan atau perubahan-perubahan dinamis yang
mungkin terjadi. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam menilai suatu
model. Pertama realisme, menyangkut Seberapa jauh model matematis itu bila
diterjemahkan kedalam kata-kata, benar-benar sesuai dengan konsep yang
diwakilinya. Kedua ketetapan, yakni kemampuan model itu diramalkan
perubahan-perubahan yang bakal terjadi. Ketiga generalitas, yakni Seberapa jauh
model itu dapat digunakan dalam situasi yang berbeda.
b.
Kriteria
Kriteria adalah persyaratan
yang menggambarkan tujuan atau sasaran dalam pengambilan keputusan. Dalam suatu
desain, terdapat sasaran-sasaran yang merupakan tujuan pokok dari desain
tersebut. Misalnya untuk membuat desain pesawat, dipilih daya Angkut yang
besar, dan kecepatan yang tinggi.
c.
Kendala
Kendala atau pembatasan
adalah faktor-faktor yang harus diperhitungkan dalam desain atau pengambilan
keputusan. Misal dalam desain kendaraan angkut, syarat pencemaran harus sekecil
mungkin.
d.
Optimasi
Optimasi adalah mencapai
solusi yang terbaik, bila masalah tersebut telah dirumuskan dalam bentuk model
dengan memperhatikan sarana dan perhitungan kendala.
3.
MANFAAT
TEKNOLOGI BAGI KEHIDUPAN MANUSIA
Hasil teknologi telah merasuk dalam kehidupan sehari-hari sedemikian rupa,
sehingga orang menganggapnya sebagai
suatu yang lumrah. Orang tidak lagi mempertanyakan, bagaimana suatu alat
pertama kali ditemukan, dan bagaimana alat tersebut sampai dapat bekerja
demikian. Berikut ini manfaat teknologi bagi kehidupan manusia:
·
Dengan
telah ditemukannya alat komunikasi telepon orang dapat dengan mudah
berkomunikasi dengan orang lain walaupun jaraknya sangat jauh.
·
Adanya
alat-alat transportasi yang lebih canggih, maka orang akan lebih cepat dan
lebih aman dalam perjalanan jarak jauh. juga orang telah dapat menjelajahi
antariksa
·
Dengan
menggunakan komputer, orang akan dapat mengerjakan, mengoreksi suatu pekerjaan
secara cepat dan tepat.
Harus diingat pula selain membawa dampak positif teknologi juga membawa
dampak tegatif atau sering disebut juga dengan teknologi bersifat
ambivalen. Oleh karena itu selain kita
bersedia menerima keuntungan yang tak terhingga dengan adanya hasil hasil
teknologi, maka kita juga harus mempersiapkan diri untuk menerima akibat
negatif dari teknologi tersebut.
4.
PERKEMBANGAN
IPA DAN TEKNOLOGI TERHADAP KEHIDUPAN MANUSIA
Melihat kecenderungan dari perkembangan berbagai tahap yang dialaminya,
jelas bahwa teknologi menjadi harapan jika dituruti suatu haluan yang terarah
pada usaha meningkatkan mutu kehidupan manusia.
a.
Usaha
pengadaan pangan
IPA dan teknologi telah di demikian maju sehingga merupakan bagian dari
hidup kita termasuk dalam usaha pengadaan pangan dalam kaitan ini maka subangan
IPA dan teknologi adalah:
i)
Pengembangan
tanah-tanah produktif
ii)
Penyediaan
pangan baru
b.
Serial
berprotein tinggi
Sereal itu merupakan kira-kira Dua pertiga dari jumlah penerimaan kalori,
maka perbaikan kadar protein serial dapat secara langsung mem pergi memperbaiki
mutu gizi. Protein sereal memiliki satu atau lebih asam amino yang penting
untuk tubuh. jagung misalnya, tidak mempunyai asam amino lisin dan
kadang-kadang Tritofan, yang mana keduanya penting untuk metabolisme manusia.
karena itu untuk yang makan jagung mudah terserang kurang gizi karena
kekurangan kedua macam asam amino tersebut di dalam diet mereka.
c.
Membuat
pangan baru
Berkat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sekarang sudah ada
produk pangan baru dari amapas hasil penyulingan minyak yang masih mengandung
kadar protein.
d.
Protein
sel tunggal
yang paling banyak dibicarakan untuk menambah persediaan pangan menyangkut
penggunaan organisme mikro sel tunggal, terutama jenis ragi tertentu untuk
mengubah turunan (derivate) minyak bumi atau sampah organik menjadi
bentuk-bentuk protein yang dapat dimakan yang disebut protein sel tunggal
(single – cell – protein; SCP) kebanyakan produksi SCP sampai sekarang
dilakukan di Eropa tetapi karena pertimbangan-pertimbangan keselamatan, baru
boleh digunakan sebagai makanan ternak.
e.
Pembuatan
produk daging tiruan
Cara lain untuk mengganti protein hewani dengan protein nabati adalah
dengan produk peternakan imitasi, yang sesungguhnya berasal dari
tumbuh-tumbuhan. Pengembangan teknik untuk memintal protein soya menjadi
serabut yang prosesnya hampir sama dengan pemintalan benang tekstil sintesis,
memungkinkan sudah dapat mengempa serabut kedelai itu menjadi bentuk daging dan
setelah diberi warna dan rasa yang sesuai, daging imitasi itu dapat dipakai sebagai
pengganti daging yang sesungguhnya.
f.
Penyediaan
papan (peukiman) tanpa merusak lingkungan
Berkat kemajuan IPA dan teknologi eksplorasi daratan untuk pemukiman sudah
sangat lazim. di bidang pemukiman telah dikembangkan teknik-teknik pemukiman
untuk menggunakan tempat seefisien mungkin. tempat-tempat yang tidak produktif
bagi pertanian dipergunakan untuk tempat-tempat pemukiman.
g.
Penyediaan
sandang
Bahan sandang utama mula-mula diambil dan dibuat dari serat alam yang
berasal dari tumbuh-tumbuhan atau hewan. kini berkat kemajuan IPA dan teknologi
telah dikembangkan jenis-jenis serat buatan seperti rayon, nylon, yang bisa
dipakai untuk pembuatan kaos kaki supaya lebih awet.
h.
IPA
dan teknologi dalam peningkatan kesehatan
Berkat kemajuan IPA dan teknologi dengan ditemukannya mikroskop, sinar-x,
antibiotik, obat bius, transplantasi vaksinasi bidang kedokteran dan pengobatan
dalam upaya meningkatkan kesehatan maju dan pesat. Penemuan dalam bidang ini
telah membebaskan manusia dari bahaya penyebaran wabah penyakit yang mengerikan
seperti cacar, pes, malaria, TBC dan sebagainya yang mengancam kemusnahan umat
manusia. Bukan itu saja bidang kedokteran telah mampu pula menggantikan
alat-alat hidup organ yang rusak dengan organ yang baik seperti mata, ginjal,
atau jantung atau memperbaiki hidung pesek menjadi mancung melalui operasi
plastik dan sebagainya.
i.
IPA
dan teknologi dalam penyediaan energi
Berkat kemajuan IPA dan teknologi sekarang telah dapat diusahakan adanya
sumber energi lain (sumber daya alternatif). sumber daya energi alternatif
tersebut adalah energi nuklir, solar cell, Energi geothermal, energi angin,
gelombang pasang surut, biogas dan lain sebagainya.
j.
Pada
teknologi dalam perkembangan teknologi
Di masa mendatang bioteknologi akan menjadi sangat penting. Hal ini
disebabkan karena keharusan keharusan yang muncul dari kebutuhan produksi,
masalah tata lingkungan dan kapasitas produksi. Teknologi tapi ini mengutamakan
asas efisiensi secara sungguh-sungguh sehingga menghemat bahan bakar (energi).
perkembangan teknologi ini menjurus pada pemanfaatan bahan hidrokarbon untuk
membuat protein sebagai bahan bakar industri Petrokimia.
5.
PERBANDINGAN
IPA DAN TEKNOLOGI DI BERBAGAI NEGARA DALAM PRESPEKTIF SEJARAH
a.
Perkembangan
IPA dan teknologi di berbagai negara untuk memperlihatkan betapa erat hubungan
antara IPA dan teknologi
Perkembangan teknologi sebagaimana kita lihat dalam sejarah mendorong
kemajuan dan kekuatan pada suatu bangsa. Perkembangan IPA dan teknologi di
negara kita merupakan suatu masalah yang cukup sulit, karena masyarakat kita
masih berada dalam posisi memakai. untuk negara-negara maju terdapat suatu
kaidah bahwa untuk penelitian dan pengembangan, mereka menyisihkan sekitar 2
sampai 3% dari GNP untuk keperluan dan teknologi ini, hendaknya kita belajar
dari apa yang terjadi di negara-negara maju.
b.
Permasalahan ahli teknologi dari suatu negara
ke negara lain
Yang merupakan hambatan utama adalah kurangnya tenaga ilmiah di negara
berkembang. Selama negara berkembang belum dapat membangun masyarakat ilmiah
pemindahan teknologi belum dapat dilakukan bahkan telah sering terdengar
tentang kegagalan yang dialami beberapa negara yang mempergunakan teknologi
modern untuk membangun negaranya. Dengan jalan mengimpor teknologi dari negara
maju maka beberapa negara tertentu mencoba mengejar ketinggalannya.
Sumber
Ahmadi, H. A., & Supatmo, A. (2008). Ilmu
Alamiah Dasar. Jakarta: Rineka Cipta.
No comments:
Post a Comment